Sejarah Dan Legenda Gunung Bromo

Sejarah Dan Legenda Gunung Bromo. Keindahan gunung bromo tidak diragukan lagi namun apakah setiap wisatawan yang berkunjung ke bromo sudah pernah tahu atau hanya sekedar mendengar cerita asal usul gunung bromo tengger atau sejarah dan legenda objek wisata gunung bromo di Jawa Timur ini.

Cerita asal usul,legenda dan sejarah gunung bromo tentu sangat diingat oleh masyarakat tengger yaitu penduduk atau suku yang berada di kaki gunung bromo.Namun bagi pembaca atau wisatawan yang belum tahu tentang cerita asal usul.sejarah dan legenda gunung bromo kali ini akan saya kupas satu persatu detailnya.

Sejarah Dan Legenda Gunung Bromo

Sejarah Dan Legenda Gunung Bromo

Cerita asal usul gunung bromo dan cerita legenda gunung bromo tentu sangat berbeda sebab sejarah adalah berdasarkan fakta atau ilmu pengetahuan alam sedangkan legenda adalah cerita atau dongeng dari masyarakat sekitar lokasi gunung bromo jadi untuk itu akan saya bahas masing masing.

Sejarah Gunung Bromo

Berdasarkan sejarah bahwa terbentuknya Gunung Bromo dan hamparan lautan pasir berasal dari dua gunung yang saling berimpitan satu sama lain. Gunung Tengger ( 4.000 mdpl ) yang merupakan gunung terbesar dan tertinggi pada waktu itu. Kemudian terjadi letusan kecil, materi vulkanik terlempar ke tenggara sehingga membentuk lembah besar dan dalam sampai ke desa sapi kerep. Letusan dahsyat kemudian menciptakan kaldera dengan diameter lebih dari delapan kilometer. Karena dalamnya kaldera, materi vulkanik letusan lanjutan tertumpuk di dalam dan sekarang menjadi lautan pasir dan di duga dulu kala pernah terisi oleh air dan kemudian aktivitas lanjutan adalah munculnya lorong magma ditengah kaldera sehingga muncul gunung – gunung baru antara lain Lautan pasir, Gunung Widodaren, Gunung watangan, Gunung Kursi, Gunung Batok dan Gunung Bromo.

Legenda Gunung Bromo

Dikutip dari sebuah kisah, Sebelum Rara Anteng dinikahi Joko Seger, banyak pria yang naksir. Maklum, kecantikannya sangat alami sebagaimana Dewi. Di antara pelamarnya, terdapat Kyai Bima, penjahat sakti. Rara Anteng tidak bisa menolak begitu saja lamaran itu. Ia menerimanya dengan syarat, Kyai Bima membuatkan lautan di atas gunung dan selesai dalam waktu semalam.

Kyai Bima menyanggupi persyaratan tersebut dan bekerja keras menggali tanah untuk membuat lautan dengan menggunakan tempurung (batok) yang bekasnya sampai sekarang menjadi Gunung Bathok, dan lautan pasir (segara wedhi) terhampar luas di sekitar puncak Gunung Bromo. Untuk mengairi lautan pasir tersebut, dibuatnya sumur raksasa, yang bekasnya sekarang menjadi kawah Gunung Bromo.Rara Anteng cemas melihat kesaktian dan kenekatan Kyai Bima. Ia segera mencari akal untuk menggagalkan minat Kyai Bima atas dirinya. Ia pun menumbuk jagung keras-keras seolah fajar telah menyingsing, padahal masih malam. Mendengar suara orang menumbuk jagung, ayam-ayam bangun dan berkokok. Begitu pula burung. Kyai Bima terkejut. Dikira fajar telah menyingsing. Pekerjaannya belum selesai. Kyai Bima lantas meninggalkan Bukit Penanjakan. Ia meninggalkan tanda-tanda :

1.Segara Wedhi, yakni hamparan pasir di bawah Gunung Bromo
2.Gunung Batok, yakni sebuah bukit yang terletak di selatan Gunung Bromo, berbentuk seperti tempurung yang ditengkurapkan.
3.Gundukan tanah yang tersebar di daerah Tengger, yaitu: Gunung Pundak-lembu, Gunung Ringgit, Gunung Lingga. Gunung Gendera, dan lain-lain.

Sejarah Dan Legenda Gunung Bromo

Wisata Bromo dengan keindahan alamnya yang mempesona serta sejarah dan legenda gunung bromo yang penuh misteri menjadi keindahan lain dari kawasan ini.Banyaknya keindahan di gunung bromo sehingga menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung dan berlibur di kawasan objek wisata bromo dan sekitarnya.Kami menyediakan Paket Wisata Bromo sebagai sarana mempermudah wisatawan untuk berlibur ke tempat gunung bromo dengan fasilitas akomodasinya,jika tertarik memesan program paket ke bromo melalui agent tour travel bromo silahkan hubungi kami.

Info Penting Bromo Tour Lainnya :